10 Mar 2008
Bunting dan Asap Knalpot
Saya tidak tahu darimana datangnya keberanian ini, untuk bunting dan punya anak di Jakarta.
Tapi saya memilih ini dengan sadar, dengan waras mengetahui betapa besar dan berat konsekuensi yang akan ditanggungkan.
Bulan ini sudah menginjak bulan ketiga kehamilan,
masih sering muntah, hormon jelas masih kacau dan asam lambung meningkat dengan drastis...
Sungguh suatu petualangan, dan bulan-bulan awal ini adalah petualangan yang sungguh mencekam, mengesalkan, menyakitkan dan mengkuatirkan.
Kemarin baru saja merenung, betapa selama ini aku telah begitu keras pada Ibuku....padahal usahanya untuk mengandung dan melahirkanku, pasti bukan hal yang mudah.
Luar biasa perempuan-perempuan ini....
meskipun sakit tak tertahankan, tapi wajahnya pasti selalu dihiasi senyum jika sedang hamil, karena kultur telah mengajarkan perempuan untuk selalu mampu menahan beban meski berat sekalipun.
Bagi saya, 3 bulan ini masih belum membawa kegembiraan....saya gak mau berpura-pura bahagia dengan dampak dari kehamilan ini, meski banyak yang bilang: dinikmati saja sakitnya, tidak semua perempuan seberuntung kamu dsb...dsb...
FYI saya ya...satu-satunya alasan saya gak pernah misuh-misuh dan merutuki diri sendiri adalah karena saya memang sudah MEMILIH untuk bunting, tapi toh walau ini pilihan sendiri dan sadar bukan berarti saya gak bisa mengeluh khan :)
Bagi seorang perempuan pekerja plus mahasiswa seperti saya, bunting benar-benar bukan perkara mudah.
Bangun tidur harus pagi karena jam 9 sudah harus masuk kantor, untungnya suami sigap bikin teh manis dan jerang air untuk mandi....jadi masih bisa leha-leha sampai jam 8 pagi.
Jam 8.30 harus sudah mulai bergulat dengan asap knalpot dari segala jenis kendaraan, mulai dari bajaj, motor racing, metromini sampai mayasari bakti yang kayaknya gak pernah punya asap bersih.... Sarapan tentu saja seadanya, kalau lihat bubur ya beli, kalau ada roti ya di makan, kalau ada gorengan yang dicemil.....gak ada yang spesifik.
Suasana kantor yang bersih dan nyaman malah bikin betah, tapi agak kuatir juga dengan radiasi dari komputer.....krn almost 8 hours I spend my time in front of my laptop....
Jam 6 sore, sudah harus cabut ke kampus....it takes almost 1 hour to go to my campus....by Ojek...
jadi satu jam puas deh menghirup polusi dari kendaraan bermotor yang jumlahnya jutaan kalau sore hari ini.....
so....jakarta.....kamu memang gak nyaman!
bagi para penduduknya dan terutama bagi yang lagi bunting!!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar